top of page

Ingin Dipahami

Adakah seseorang yang benar-benar bisa memahami seutuhnya?


Setiap perasaan yang hadir dalam berbagai macam bentuk emosi kadang terlalu rumit untuk dijelaskan. Tetapi meskipun begitu, ada keinginan untuk bisa dipahami tanpa mengekspresikan diri. Karena kamu ingin tampak kuat diluar meski entah seperti apa yang ada di dalam.


Setiap orang punya kesedihan dan kebahagiaannya meski dalam bentuk yang berbeda, namun dengan rasa yang sama. Kamu pikir setidaknya cukup dengan itu kita bisa saling memahami apa yang dirasakan. Tetapi apalah daya, saat kita adalah manusia yang memiliki keterbatasan. Ya, kamu sangat mengetahui itu. Lalu apakah pertanyaan di awal tadi masih tetap ingin ditanyakan? Silakan jawab sendiri.


Entah apapun bentuk emosi yang menggambarkan perasaanmu saat ini, kamu adalah orang terdekat bagi dirimu sendiri. Kamu yang selalu ada disana. Menyaksikannya. Ikut pula merasakannya. Tentu sebelum orang lain, dirimu sendiri yang mengetahui dan memahaminya. Meski terkadang ada beberapa hal yang mencegahmu untuk menerima dan memahaminya. Mungkin karena kamu merasa dirimu belum siap. Tak mengapa. Atau memang karena kamu sendiri yang belum memahaminya.


Terima saja apa yang belum kamu pahami saat ini. Nanti akan ada saatnya kamu mengatakan "ternyata ini maksudnya", sambil tersenyum. Karena jawaban atas segala pertanyaan tidak mesti kita temukan saat itu juga.


Lalu apa yang selanjutnya akan kamu lalukan?


Apapun itu yang dapat membuat emosimu stabil kembali. Setidaknya cukup untuk melakukan aktifitas seperti biasa. Sehingga dengan itu kamu bisa melupakan meski sementara. Karena hanya ada dua pilihan, jika kamu tidak disibukkan dengan hal-hal baik, maka kamu akan disibukkan dengan hal-hal buruk. Terus saja bergerak. Bukankah itu tandanya bahwa kita hidup?


Coba pikirkan kembali, adakah hal-hal yang lebih penting untuk lebih diperhatikan daripada sibuk dengan diri sendiri yang ingin dipahami oleh orang lain?


Comments


bottom of page